Mengapa mie instan tidak sehat

Ada dua jenis mie/pasta yang beredar, yaitu mie kemasan dan mie buatan sendiri. Jelas ada perbedaan besar di antara keduanya. Jenis mie yang tidak sehat itu adalah yang instan, apa yang terkandung di dalamnya dan bagaimana pengaruhnya pada tubuh hal tersebut menjelaskan mengapa mie instan tidak sehat.

Reporter Digest Digest Hanahon sering mengingatkan kita bahwa makan mie instan tidak sehat, jadi dia ingin membuktikan kebenarannya. Hong menantang dirinya untuk makan mie instan selama lima hari berturut-turut. Ternyata mie instan yang ia pilih memiliki kualitas terbaik, tetapi ternyata dia merasakan dampak langsung tidak hanya pada tubuh tetapi juga pada pikiran. Pada hari ketiga setelah makan mie, tubuh saya cenderung mudah lelah. Keesokan harinya ketika dia bangun, mulutnya terasa asin. Itu sama dengan seseorang yang memiliki gejala flu dan memiliki masalah dengan nafsu makan atau dehidrasi. Selama seminggu dia juga merasa lamban dan kurang bersemangat serta sangat lelah setiap malam. Dia juga menjadi sangat sensitif dan terjadi perubahan suasana hatinya yang tidak dapat diprediksi. Dia mengaku menjadi lebih keras dan lebih frustrasi sepanjang hari. Tetapi ketika tantangan makan mie berakhir, maka akan kembali normal dan rutinitas kembali menjadi normal.

Apa yang terjadi di Hong adalah efek jangka pendek. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition menunjukkan efek jangka panjang dari makan mie instan. Sebuah penelitian oleh peneliti Universitas Baylor melihat efek dari konsumsi mie instan pada lebih dari 10.000 orang dewasa Korea, berusia 19 hingga 64 tahun. Alasannya adalah bahwa orang Asia pasti makan lebih banyak mie daripada negara lain. Peserta dibagi menjadi dua kelompok dan mengikuti diet tradisional yang termasuk makanan sehat seperti nasi, buah-buahan, kentang dan sayuran. Yang lain makan daging dan lauk pauk seperti minuman berkarbonasi, makanan yang digoreng, dan mie instan. Studi menunjukkan bahwa orang yang makan mie setidaknya dua kali seminggu berisiko lebih tinggi menderita sindrom metabolik. Selain itu, wanita 68% lebih terpapar daripada pria. Ini disebabkan oleh perbedaan kadar hormon dan metabolisme antara kedua jenis kelamin.

Info lainnya:  Bagaimana apabila meminum obat kadaluarsa

Menurut National Institutes of Health, sindrom metabolik adalah kombinasi dari faktor-faktor risiko seperti obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol, dan gula darah yang meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Menariknya, menurut penelitian ini, tidak ada makanan berisiko tinggi lainnya seperti makan mie instan. Manfaatnya juga berlaku jika Anda penggemar olahraga, melakukan diet sehat, atau menambahkan sayuran dan makanan sehat lainnya ke mie Anda.

Penyebab mie instan tidak sehat adalah mereka memiliki kandungan natrium yang sama, kalori yang sama dan lemak jenuh yang sama yang menyebabkan kerusakan jantung. Kalori per porsi mie instan adalah 380, lemak 14 gram dan natrium 1820 mg. Ini lebih dari setengah dari 2.300 mg setiap hari yang direkomendasikan oleh Administrasi Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA).

Menurut Business Insider, mie instan juga mengandung banyak zat tambahan yang dikenal sebagai tersier butyl hydroquinone (TBHQ). Yaitu, pengawet makanan yang sebenarnya merupakan produk sampingan dari industri minyak. TBHQ dikaitkan dengan gangguan penglihatan pada manusia, hipertrofi hati dan tumorigenesis pada tikus. Lain dari Dr. Saya melakukan studi mie instan di Braden Kuo di Universitas Harvard. TBHQ adalah alasan mengapa mie instan sangat sulit dicerna.

Tidak hanya mie, tetapi juga kemasan yang terbuat dari polistiren bisa juga berbahaya. Juga mengandung bisphenol A (BPA). Ini adalah bahan kimia yang harus dihindari sepenuhnya karena dapat bersifat karsinogenik (zat yang menyebabkan kanker pada jaringan hidup). Karena itu, mie instan tentu saja tidak sehat dan harus dihindari. Namun, ada pengecualian. Frank B. Fu, profesor nutrisi dan epidemiologi di Universitas Harvard, mengatakan kepada New York Times (h / t Harvard.edu) bahwa ia akan makan mie instan dengan bijak. “makan mie sekali/dua kali sebulan tidak masalah dan bisa dilakukan beberapa kali dalam seminggu.”

Info lainnya:  Hati-hati serangga ini pembawa penyakit saat musim hujan

Jika Anda ingin makan mie, kami sarankan Anda membuatnya sendiri. Kunci untuk membuat mie yang lezat dan sehat adalah dengan mengontrol kadar garam, protein, dan sayuran. Selain itu, direkomendasikan mie dengan sup ayam rendah sodium.

Reply